Langsung ke konten utama

Postingan

Tips Memilih Hewan Qurban

Hari Raya Idul Adha adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu tradisi penting dalam perayaan ini adalah penyembelihan hewan qurban. Memilih hewan qurban yang baik dan berkualitas sangatlah penting untuk memastikan bahwa qurban kita diterima oleh Allâh Subhanahu wa Ta'ala dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih hewan qurban yang berkualitas. 1. Menentukan Jenis Hewan Pertama-tama, Anda perlu menentukan jenis hewan qurban yang akan Anda pilih, yaitu sapi, domba, atau kambing. Pemilihan jenis hewan ini biasanya didasarkan pada kemampuan finansial dan kebutuhan masyarakat setempat. Pastikan Anda mempertimbangkan ukuran keluarga atau komunitas yang akan menerima daging qurban untuk menentukan ukuran hewan yang tepat. 2. Mencari Sumber yang Terpercaya Cari penjual atau peternak yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam menyediakan hewan qurban. And...

Vulnus pada Kuda

Vulnus (luka) adalah kerusakan, robek, atau pemisahan jaringan pada kulit yang disebabkan karena trauma mekanis, termis, atau kimiawi dengan atau tanpa disertai perdarahan. V ulnus (luka terbuka) sering terjadi pada kuda karena kuda memiliki aktivitas motorik yang tinggi apalagi jika berada pada lingkungan kandang yang tidak terawat dengan baik. Kasus vulnus biasanya disebabkan oleh trauma benda tajam (paku, sisa pohon, kawat pagar dan sebagainya) atau benda tumpul (batu, batang pohon, tali pelana dan sebagainya). Vulnus dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya antara lain: saddle druck (luka dipunggung akibat pemasangan pelana yang tidak sempurna), strackle (luka di bagian medial kaki), vulnus punctio (luka akibat tusukan benda tajam), vulnus serrativa (luka akibat goresan kawat), vulnus incisiva (luka akibat tusukan benda tajam), vulnus traumatica (luka akibat hantaman benda tajam).  Luka atau vulnus yang ditemukan pada kuda umumnya terjadi karena trauma mekani...

Salmonelosis: Infeksi yang Mempengaruhi Hewan dan Manusia

Salmonelosis adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh genus Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Salmonella adalah bakteri yang sangat umum ditemukan di lingkungan alami, terutama di saluran pencernaan hewan, termasuk mamalia, unggas, reptil, dan hewan lainnya. Infeksi Salmonella pada hewan dan manusia dapat disebabkan oleh berbagai spesies dan serovar Salmonella. Infeksi Salmonelosis pada Hewan: Salmonelosis pada hewan, terutama unggas dan hewan ternak, dapat menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Hewan yang terinfeksi oleh Salmonella biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi mereka dapat menjadi reservoir bagi bakteri ini dan menularkannya ke manusia melalui produk hewan seperti daging, susu, atau telur. Unggas seperti ayam, bebek, dan kalkun sering kali merupakan pembawa Salmonella. Bakteri ini dapat menginfeksi sistem pencernaan unggas tanpa menimbulkan gejala yang jelas, dan telur yang dihasilkan oleh unggas tersebut dapat te...

Perilaku Domba

Perilaku didefinisikan sebagai respons hewan terhadap lingkungannya. Pemahaman tentang dasar perilaku domba dapat meningkatkan penanganan domba dalam pemeliharaan agar tidak mengalami stres. Perilaku berkelompok Domba dikenal sebagai hewan yang memiliki insting untuk hidup dalam kelompok. Sebuah kelompok domba dapat juga berfungsi sebagai perlindungan. Salah satunya ialah perlindungan dari hewan predator. Akan lebih sulit bagi predator bila memilih domba dalam sebuah kelompok dari pada domba yang hidup secara individual. Selain itu naluri berkelompok juga menyebabkan perkembangbiakan domba akan lebih baik (Schoenian 2011). Dalam sebuah kelompok domba terdapat dominasi dan kepemimpinan. Suatu kelompok yang bergerak akan berkorelasi dengan sosial dominasi (Squires dan Daws 1975). Domba merupakan hewan yang memiliki insting untuk mengikuti pemimpin kelompok. Ketika seseorang pemimpin dari kelompok domba bergerak, sisanya akan mengikuti, bahkan jika itu bukan ide yang baik. Naluri ...

Pemeriksaan Aflatoxin pada Bahan Baku Pakan

Aflatoksin merupakan salah satu jenis  mikotoksin hasil metabolisme kapang. Ada tidaknya aflatoxin pada pakan hewan menjadi sebuah hal yang sangat penting. Dengan adanya aflatoxin pada pakan dapat menyebabkan dampak kesehatan yang sangat signifikan   pada hewan yang memakanya, sehingga pemeriksaan aflatoxin pada bahan baku pakan yang dgunakan penting digunakan. Beberapa pemeriksaan aflatoxin yang biasa digunakan ialah dengan pemeriksaan secara visual menggunaan ultra violet atau dengan menggunakan metode pemeriksaan lainya. Berikut beberapa metode pemeriksaan aflatoxin Pemeriksaan Aflatoxin dengan menggunakan lampu ultraviolet Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pertumbuhan jamur yang berpotensi menghasilkan aflatoxin secara cepat. Pemeriksaan dengan metode ini memiliki kekurangan yaitu pengukuran kadar aflatoxin dilakukan scara kualitatif sehingga kurang akurat dan bersifat subjektif. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengamati bahan baku yang t...

Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Tikus putih ( Rattus norvegicus ) merupakan hewan nocturnal yang memiliki aktivitas lebih banyak pada waktu malam hari. Sebagai salah satu hewan pengerat, tikus memiliki daya penciuman   dan pendengaran yang cukup baik. Berikut klasifikasi dari tikus putih Kingdom          : Animalia Phylum             : Chordata Class                 : Mamalia Order                : Rodentia Superfamily      : Muroidea Family              : Muridae Subfamily         : Murinae Genus              : Rattus Spesies : Rattus norvegicus Tikus putih ( Rattus...

Un-Mudik (Tidak Mudik)

Berbicara mudik, teringat belasan tahun lalu saat jadi mahasiswa di Bogor. Enam tahun berkuliah, enam tahun pula tidak pernah mudik. Pertama kali tidak mudik rasanya TIDAK seperti nano-nano, tidak ada rasa manisnya, hanya asam dan pedas yang terasa di dada. Melihat teman, sahabat satu persatu meninggalkan asrama dengan membawa koper dan senyum bahagia akan bertemu keluarga.  Apa daya, saat itu anak rantau yang tidak punya apa-apa ini,  tidak bisa berbuat apa-apa. Kampung tempat orang tua menetap nan jauh dimata. Bogor - Ternate, jarak yang tidak bisa di bilang dekat. Niat hati mau mencari alternatif mudik menggunakan kapal, namun apa daya, pulang balik bisa mencapai dua minggu. Habis waktu dijalan, takkan tersisa untuk bersua bertemu keluarga.  Melihat harga pesawat, tidak sampai hati memaksa Sebe-Adjus (Orang tua) memutar otak mencarikan dana hanya untuk pulang, bersua, dan bertemu. Akhirnya tetap memilih untuk menetap, walaupun terasa sangat sepi. Dari ratusan orang pen...