Ayam yang terlihat lesu, lebih banyak diam di sudut kandang, tidak mau makan, atau tiba-tiba mengalami kematian tentu menjadi perhatian bagi peternak. Pada kondisi tertentu, perubahan tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada saluran pencernaan. Salah satu penyakit yang perlu dipertimbangkan adalah koksidiosis. Koksidiosis merupakan penyakit parasitik yang disebabkan oleh protozoa dari genus Eimeria yang menyerang saluran pencernaan ayam. Penyakit ini telah lama dikenal sebagai salah satu permasalahan penting dalam usaha peternakan unggas karena dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, penurunan efisiensi penggunaan pakan, penurunan produksi, hingga kematian pada infeksi yang berat (Shane, 2005). Secara umum, koksidiosis tersebar luas pada populasi unggas. Protozoa penyebabnya bersifat sangat spesifik terhadap inangnya dan masing-masing spesies Eimeria memiliki lokasi perkembangan yang khas di dalam saluran pencernaan. Eimeria necatrix dan Eimeria tenella termasuk ...
Makanan yang berasal dari hewan merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Daging, susu, telur, dan berbagai produk olahannya menjadi sumber protein dan gizi bagi masyarakat. Namun, di balik manfaat tersebut terdapat risiko yang perlu diperhatikan. Jika tidak ditangani dengan baik, produk asal hewan dapat menjadi media pembawa berbagai mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia. Keracunan makanan merupakan salah satu bentuk gangguan kesehatan yang dapat terjadi ketika makanan terkontaminasi bakteri, virus, parasit, toksin, maupun bahan kimia berbahaya. Salah satu bakteri yang penting dalam kasus keracunan makanan adalah Staphylococcus aureus . Sebuah kejadian yang dilaporkan dalam jurnal Food Research International pada tahun 2025 memberikan gambaran bagaimana keracunan makanan dapat terjadi dan berkembang dalam waktu singkat. Pada tahun 2024, terjadi kejadian keracunan makanan di sebuah sekolah di Provinsi Hebei, China. Dari 563 orang, sebanyak 61 o...