Langsung ke konten utama

Postingan

Waspada Antraks: Kenali Risiko dan Pentingnya Pengawasan Hewan

Menjelang Idul Adha , kebutuhan akan hewan kurban seperti sapi, kambing, dan domba meningkat pesat. Di tengah tingginya aktivitas jual beli dan lalu lintas ternak, penting bagi kita untuk tidak hanya fokus pada ketersediaan hewan, tetapi juga memastikan kesehatannya. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah Antraks , yang dapat menyerang sapi dan berpotensi berdampak pada kesehatan manusia. Yuk, kenali lebih jauh penyakit ini agar kita bisa lebih waspada dan bijak dalam memilih hewan kurban yang sehat. Mengenal Penyakit Antraks Antraks merupakan penyakit bakteri akut yang umumnya menyerang hewan herbivora seperti sapi, kerbau, atau hewan ruminansia lainnya. Agen penyebabnya adalah bakteri Bacillus anthracis yang merupakan berbentuk batang Gram-positif yang membentuk spora (WOAH, 2023). Penyakit antraks dapat bersifaat zoonosis dan menyerang manusia. Laporan terkait adanya penyakit antraks pada manusia pernah dilaporkan dibeberapa daerah di Indonesia. Hidayatullah et al., ...
Postingan terbaru

Bahaya Kontaminasi Mikroorganisme pada Pangan Asal Hewan

Foodborne disease   merupaka n Pe nyakit infeksi yang ditimbulkan akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi mikroorganisme . Pengan asal hewan merupakan slah satu pengan yang paling sering membawa mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit jika tidak dioleh dengan baik. Berbagai macam jenis mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia salah satunya ialah Clostridium perfringens C lostridium perfringens termasuk dalam bakteri gram positif yang dapat membentuk spora dan menghasilkan toxin. Infeksi Clostridium perfringens pada manusia dapat menyebabkan kondisi demam, nyeri perut, diare yang tidak berdarah, dan muntah. Pada beberapa kasus dapat terjadi hipotensi, takikardia, dan gangguan homeostasis termal. Walaupun demikian gejala kasus ini sangat beragam dan sangat tergantung pada kondisi individu. Toxin yang merupakan faktor virulensi bakteri clostridium perfrigens terdiri dari beberapa kelompok salah satunya ialah enterotoksin atau yang biasa ...

Karakteristik Tingkah Laku Biawak (Varanus salvator)

Biawak air ( Varanus salvator ) merupakan salah spesies biawak yang banyak ditemukan wilayah Asia seperti Sri Lanka, utara India, Bangladesh, Burma, Vietnam, dan Hainan (China) hingga ke wilayah Malaysia dan Indonesia. Biawak air memiliki tubuh yang besar dan panjang, dengan kulit bersisik kasar dan berwarna coklat gelap hingga hitam. Ada bercak-bercak kuning atau oranye pada tubuh mereka, yang dapat membantu mereka menyamar di dalam air atau vegetasi disekitar ( De Lisle , 2007). Biawak air biasanya ditemukan di dekat air, seperti sungai, danau, rawa, mangrove, dan hutan hujan. Mereka memiliki kemampuan berenang yang baik dan sering kali terlihat berjemur di tepi air. Habitat ini memberi mereka akses ke berbagai sumber makanan, seperti ikan, amfibi, reptil kecil, burung, dan mamalia kecil.   Biawak air memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik terhadap air tawar dan air asun, hal ini menyebabkan biawak air banyak menghuni pulai-pulai terpencil di Indonesia. Ukurannya yang besar...

Mengenal BVD pada Sapi: Penyakit “Diam” yang Perlu Diwaspadai

Di balik kesehatan ternak sapi yang tampak baik-baik saja, ternyata ada penyakit yang sering luput dari perhatian, yaitu Bovine Viral Diarrhea (BVD) . Penyakit ini tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dampaknya bisa besar terhadap produktivitas dan keberlangsungan usaha peternakan.   Apa Itu BVD? BVD adalah penyakit infeksius pada sapi yang disebabkan oleh virus dari kelompok Pestivirus . Virus ini menyerang berbagai sistem dalam tubuh sapi, mulai dari sistem pencernaan, pernapasan, hingga reproduksi. Menariknya, tidak semua sapi yang terinfeksi menunjukkan tanda sakit. Banyak kasus BVD bersifat subklinis (tidak tampak gejala) , sehingga sering tidak terdeteksi, namun tetap berpotensi menyebarkan virus ke sapi lain.   Bagaimana Penyakit Ini Menyebar? BVD dapat menyebar dengan cukup mudah, terutama melalui: Kontak langsung antar sapi Sekresi tubuh seperti lendir hidung dan air mata Peralatan atau lingkungan yang terkontaminasi Sapi dengan i...

Mari Mengenal Kasus Tuberkulosis pada Sapi

Tuberkulosis (TB) bukan hanya menjadi masalah kesehatan pada manusia, tetapi juga pada hewan, termasuk sapi. Penyakit ini memiliki dampak penting, baik dari sisi kesehatan hewan, ekonomi peternakan, maupun kesehatan masyarakat karena bersifat zoonosis (dapat menular antara hewan dan manusia).   Apa itu Tuberkulosis pada Sapi? Tuberkulosis pada sapi, atau sering disebut bovine tuberculosis , adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium bovis. Bakteri ini termasuk dalam kelompok Mycobacterium tuberculosis complex yang juga mencakup penyebab TB pada manusia. Penyakit ini berkembang secara perlahan (kronis) dan sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Seiring waktu, infeksi dapat menyerang organ-organ penting, terutama paru-paru, kelenjar limfa, dan organ lain. Gejala yang dapat muncul pada sapi antara lain: Penurunan berat badan secara bertahap Nafsu makan menurun Batuk kronis Pembengkakan kelenjar limfa Produksi susu menurun pada ...