Pengambilan Sampel Berbasis Risiko pada Hewan yang Dilalulintaskan Menggunakan Pendekatan Detect Disease
Lalu lintas hewan dan produk hewan merupakan salah satu jalur utama penyebaran penyakit hewan antardaerah maupun antarnegara. Mobilitas media pembawa yang tinggi meningkatkan risiko masuk dan tersebarnya agen penyakit apabila tidak disertai dengan sistem pengawasan yang efektif. Oleh karena itu, tindakan karantina tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administratif, tetapi juga didukung oleh pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit pada media pembawa yang dilalulintaskan. Berbeda dengan penelitian epidemiologi yang bertujuan mengestimasi prevalensi penyakit dalam suatu populasi, pengambilan sampel pada lalu lintas hewan memiliki tujuan utama untuk mendeteksi keberadaan penyakit pada kelompok hewan yang memiliki risiko lebih tinggi. Dalam buku Epidemiologi Veteriner Analitik , Sumiarto dan Budiharta (2021) menjelaskan bahwa pendekatan Detect Disease digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu penyakit dalam populasi dengan tingkat kepercayaan...