Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label penyakit

Koksidiosis pada Ayam

  Ayam yang terlihat lesu, lebih banyak diam di sudut kandang, tidak mau makan, atau tiba-tiba mengalami kematian tentu menjadi perhatian bagi peternak. Pada kondisi tertentu, perubahan tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada saluran pencernaan. Salah satu penyakit yang perlu dipertimbangkan adalah koksidiosis. Koksidiosis merupakan penyakit parasitik yang disebabkan oleh protozoa dari genus Eimeria yang menyerang saluran pencernaan ayam. Penyakit ini telah lama dikenal sebagai salah satu permasalahan penting dalam usaha peternakan unggas karena dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, penurunan efisiensi penggunaan pakan, penurunan produksi, hingga kematian pada infeksi yang berat (Shane, 2005). Secara umum, koksidiosis tersebar luas pada populasi unggas. Protozoa penyebabnya bersifat sangat spesifik terhadap inangnya dan masing-masing spesies Eimeria memiliki lokasi perkembangan yang khas di dalam saluran pencernaan. Eimeria necatrix dan Eimeria tenella termasuk ...

Lebah Trigona: Potensi Besar, Ancaman Kecil yang Perlu Diwaspadai

  Lebah Trigona atau stingless bee atau lebah tanpa sengat merupakan kelompok lebah sosial yang termasuk dalam tribe Meliponini dari famili Apidae. Di Indonesia, lebah ini banyak dikenal dengan nama Trigona, kelulut, klanceng, teuweul, atau gala-gala. Berbeda dengan lebah madu genus Apis, lebah stingless tidak memiliki sengat yang berfungsi, sehingga pertahanan koloninya dilakukan melalui perilaku menggigit, mengerumuni pengganggu, serta penggunaan resin atau propolis. Lebah stingless memiliki nilai ekonomi dan ekologis yang cukup penting. Selain menghasilkan madu dengan karakteristik khas, koloni juga menghasilkan propolis dan berperan sebagai penyerbuk berbagai tanaman. Kondisi tropis Indonesia dan tingginya keanekaragaman tumbuhan berbunga menjadikan Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya lebah stingless. Namun, perkembangan budidaya tersebut perlu diikuti dengan perhatian terhadap kesehatan koloni, terutama karena perpindahan koloni, ratu, brood, mad...

Mengenal BVD pada Sapi: Penyakit “Diam” yang Perlu Diwaspadai

Di balik kesehatan ternak sapi yang tampak baik-baik saja, ternyata ada penyakit yang sering luput dari perhatian, yaitu Bovine Viral Diarrhea (BVD) . Penyakit ini tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas, tetapi dampaknya bisa besar terhadap produktivitas dan keberlangsungan usaha peternakan.   Apa Itu BVD? BVD adalah penyakit infeksius pada sapi yang disebabkan oleh virus dari kelompok Pestivirus . Virus ini menyerang berbagai sistem dalam tubuh sapi, mulai dari sistem pencernaan, pernapasan, hingga reproduksi. Menariknya, tidak semua sapi yang terinfeksi menunjukkan tanda sakit. Banyak kasus BVD bersifat subklinis (tidak tampak gejala) , sehingga sering tidak terdeteksi, namun tetap berpotensi menyebarkan virus ke sapi lain.   Bagaimana Penyakit Ini Menyebar? BVD dapat menyebar dengan cukup mudah, terutama melalui: Kontak langsung antar sapi Sekresi tubuh seperti lendir hidung dan air mata Peralatan atau lingkungan yang terkontaminasi Sapi dengan i...

Ketika Kecoa Bersekutu dengan Patogen: Bahaya yang Terabaikan

Kecoa  Kecoa (cockroach) adalah salah satu serangga yang sering mengganggu kehidupan manusia. Hewan ini telah menghuni bumi selama hampir 300 juta tahun, menjadikannya salah satu makhluk tertua di planet ini. Tersebar hampir di seluruh dunia, kecoa lebih menyukai lingkungan hangat dan lembap, sehingga jarang ditemukan di daerah kutub. Di Indonesia, kecoa yang sering ditemui meliputi kecoa Amerika ( Periplaneta americana ), kecoa Jerman ( Blattella germanica ), dan kecoa Oriental ( Blatta orientalis ) ( Ifeanyi & Olawumi, 2015).  Selain jenis umum tersebut, Indonesia juga menjadi rumah bagi kecoa terbesar di dunia yang ditemukan di hutan Kalimantan Timur pada tahun 2004, dengan ukuran mencapai 8 cm. Secara fisik, kecoa memiliki tubuh pipih, antena panjang, serta kaki kuat. Warna tubuhnya bervariasi dari cokelat terang hingga hitam, tergantung spesies. Struktur tubuh dan kemampuan adaptasinya memungkinkan kecoa bertahan dalam berbagai kondisi, bahkan di lingkungan ekstrem ( ...