Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Tantangan dan Permasalahan Pengelolaan Limbah di Rumah Sakit dan Klinik Hewan di Indonesia

Kesehatan hewan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami perkembangan. Hal ini terlihat dari munculnya unit-unit layanan kesehatan hewan seperti klinik atau rumah sakit hewan. Seiring dengan perkembangan sektor layanan kesehatan hewan ini , maka beberapa permasalahan juga muncul, termasuk diantaranya ialah dalam proses penanganan limbah. Dalam proses penanganan limbah rumh sakit dan klinik hewan berbagai tantangan dan permasalahan dihadapi di antaranya : Peningkatan Jumlah Limbah dan Dampaknya : Peningkatan jumlah unit layanan kesehatan hewan juga akan diikuti oleh adanya peningkatan jumlah limbah yang dihasilkan. Limbah yang dihasilkan oleh kegiatan uni-unit kesehatan hewan ini bisa mengandung zat-zat berbahaya, seperti obat-obatan, bahan kimia medis, dan patogen yang dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia jika tidak dikelola dengan baik Lemahnya Regulasi Terkait Pengelolaan Limbah : P engelolaan limbah di rumah sakit atau klin

Yuk, Mengenal Tuberkulosis Zoonotik

Tuberkulosis zoonotik adalah salah satu bentuk penyakit yang mungkin belum banyak dikenal, tetapi memiliki dampak penting pada kesehatan manusia dan hewan. Penyakit ini terjadi ketika bakteri Mycobacterium bovis atau Mycobacterium tuberculosis menyebar antara hewan dan manusia. Inilah yang disebut sebagai zoonosis, yaitu penularan penyakit antara hewan dan manusia.  Penyebab dan Penularan Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium bovis, yang umumnya ditemukan pada hewan ternak seperti sapi, kambing, dan domba. Selain itu, Mycobacterium tuberculosis, yang biasanya menjadi penyebab tuberkulosis pada manusia, juga dapat berperan dalam kasus tuberkulosis zoonotik. Penularan terjadi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau melalui konsumsi produk hewani yang tidak terpapar. Gejala dan Dampak Gejala tuberkulosis zoonotik pada manusia mirip dengan tuberkulosis biasa, termasuk batuk kronis, demam, penurunan berat badan, dan kelelahan. Namun, diagno

Penyakit Anjing Gila?

Adakah yang tahu tentang penyakit  Anjing Gila ? Penyakit Anjing Gila atau biasa disebut RABIES merupakan penyakit yang sedang mewabah di beberapa daerah di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Didunia kasus rabies menyebabkan lebih dari 60.000 kematian pada manusia setiap tahunnya. Kasus kematian akibat rabies, 95% terjadi di Asia dan Afrika, dengan 15 % kasus kematian akibat rabies terjadi pada anak di bawah 15 tahun. Berdasarkan data dari WHO Indonesia merupakan salah satu negara yang termasuk dalam wilayah tertular rabies. Data dari Kemenkes menyebutkan bahwa di Indoensia samapai pada bulan april 2023 terdapat 31.113 kasus gigitan hewan penular rabies, 23.211 kasus gigitan yang sudah mendapatkan vaksin anti rabies, dan 11 kasus KEMATIAN dengan 26 provinsi yang menjadi endemis rabies. Hal ini menunjukan bahwa penyakit rabies masih menjadi masalah penting yang harus segera diatasi.   Rabies merupakan penyakit virus yang bersifat zoonotik yang dapat menyerang hewan dan manu

Tips Memilih Hewan Qurban

Hari Raya Idul Adha adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu tradisi penting dalam perayaan ini adalah penyembelihan hewan qurban. Memilih hewan qurban yang baik dan berkualitas sangatlah penting untuk memastikan bahwa qurban kita diterima oleh Allâh Subhanahu wa Ta'ala dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih hewan qurban yang berkualitas. 1. Menentukan Jenis Hewan Pertama-tama, Anda perlu menentukan jenis hewan qurban yang akan Anda pilih, yaitu sapi, domba, atau kambing. Pemilihan jenis hewan ini biasanya didasarkan pada kemampuan finansial dan kebutuhan masyarakat setempat. Pastikan Anda mempertimbangkan ukuran keluarga atau komunitas yang akan menerima daging qurban untuk menentukan ukuran hewan yang tepat. 2. Mencari Sumber yang Terpercaya Cari penjual atau peternak yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam menyediakan hewan qurban. And

Vulnus pada Kuda

Vulnus (luka) adalah kerusakan, robek, atau pemisahan jaringan pada kulit yang disebabkan karena trauma mekanis, termis, atau kimiawi dengan atau tanpa disertai perdarahan. V ulnus (luka terbuka) sering terjadi pada kuda karena kuda memiliki aktivitas motorik yang tinggi apalagi jika berada pada lingkungan kandang yang tidak terawat dengan baik. Kasus vulnus biasanya disebabkan oleh trauma benda tajam (paku, sisa pohon, kawat pagar dan sebagainya) atau benda tumpul (batu, batang pohon, tali pelana dan sebagainya). Vulnus dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya antara lain: saddle druck (luka dipunggung akibat pemasangan pelana yang tidak sempurna), strackle (luka di bagian medial kaki), vulnus punctio (luka akibat tusukan benda tajam), vulnus serrativa (luka akibat goresan kawat), vulnus incisiva (luka akibat tusukan benda tajam), vulnus traumatica (luka akibat hantaman benda tajam).  Luka atau vulnus yang ditemukan pada kuda umumnya terjadi karena trauma mekanis. T

Salmonelosis: Infeksi yang Mempengaruhi Hewan dan Manusia

Salmonelosis adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh genus Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada hewan dan manusia. Salmonella adalah bakteri yang sangat umum ditemukan di lingkungan alami, terutama di saluran pencernaan hewan, termasuk mamalia, unggas, reptil, dan hewan lainnya. Infeksi Salmonella pada hewan dan manusia dapat disebabkan oleh berbagai spesies dan serovar Salmonella. Infeksi Salmonelosis pada Hewan: Salmonelosis pada hewan, terutama unggas dan hewan ternak, dapat menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Hewan yang terinfeksi oleh Salmonella biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi mereka dapat menjadi reservoir bagi bakteri ini dan menularkannya ke manusia melalui produk hewan seperti daging, susu, atau telur. Unggas seperti ayam, bebek, dan kalkun sering kali merupakan pembawa Salmonella. Bakteri ini dapat menginfeksi sistem pencernaan unggas tanpa menimbulkan gejala yang jelas, dan telur yang dihasilkan oleh unggas tersebut dapat te

Perilaku Domba

Perilaku didefinisikan sebagai respons hewan terhadap lingkungannya. Pemahaman tentang dasar perilaku domba dapat meningkatkan penanganan domba dalam pemeliharaan agar tidak mengalami stres. Perilaku berkelompok Domba dikenal sebagai hewan yang memiliki insting untuk hidup dalam kelompok. Sebuah kelompok domba dapat juga berfungsi sebagai perlindungan. Salah satunya ialah perlindungan dari hewan predator. Akan lebih sulit bagi predator bila memilih domba dalam sebuah kelompok dari pada domba yang hidup secara individual. Selain itu naluri berkelompok juga menyebabkan perkembangbiakan domba akan lebih baik (Schoenian 2011). Dalam sebuah kelompok domba terdapat dominasi dan kepemimpinan. Suatu kelompok yang bergerak akan berkorelasi dengan sosial dominasi (Squires dan Daws 1975). Domba merupakan hewan yang memiliki insting untuk mengikuti pemimpin kelompok. Ketika seseorang pemimpin dari kelompok domba bergerak, sisanya akan mengikuti, bahkan jika itu bukan ide yang baik. Naluri

Pemeriksaan Aflatoxin pada Bahan Baku Pakan

Aflatoksin merupakan salah satu jenis  mikotoksin hasil metabolisme kapang. Ada tidaknya aflatoxin pada pakan hewan menjadi sebuah hal yang sangat penting. Dengan adanya aflatoxin pada pakan dapat menyebabkan dampak kesehatan yang sangat signifikan   pada hewan yang memakanya, sehingga pemeriksaan aflatoxin pada bahan baku pakan yang dgunakan penting digunakan. Beberapa pemeriksaan aflatoxin yang biasa digunakan ialah dengan pemeriksaan secara visual menggunaan ultra violet atau dengan menggunakan metode pemeriksaan lainya. Berikut beberapa metode pemeriksaan aflatoxin Pemeriksaan Aflatoxin dengan menggunakan lampu ultraviolet Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pertumbuhan jamur yang berpotensi menghasilkan aflatoxin secara cepat. Pemeriksaan dengan metode ini memiliki kekurangan yaitu pengukuran kadar aflatoxin dilakukan scara kualitatif sehingga kurang akurat dan bersifat subjektif. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara mengamati bahan baku yang telah di p

Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Tikus putih ( Rattus norvegicus ) merupakan hewan nocturnal yang memiliki aktivitas lebih banyak pada waktu malam hari. Sebagai salah satu hewan pengerat, tikus memiliki daya penciuman   dan pendengaran yang cukup baik. Berikut klasifikasi dari tikus putih Kingdom          : Animalia Phylum             : Chordata Class                 : Mamalia Order                : Rodentia Superfamily      : Muroidea Family              : Muridae Subfamily         : Murinae Genus              : Rattus Spesies : Rattus norvegicus Tikus putih ( Rattus norvegicus ) merupakan salah satu jenis tikus laboratorium yang memiliki gen albino yang sengaja dikembangkan untuk kepentingan penelitian laboratorium. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa dari aspek fisiologi dan prilaku, tikus dianggap lebih relevan dan lebih cocok dengan manusia dibandingkan dengan mencit. Pada penelitian yang berkaitan tentang psikologis, kecerdasan dan penggunaan obat, tikus putih ( Rattus

Un-Mudik (Tidak Mudik)

Berbicara mudik, teringat belasan tahun lalu saat jadi mahasiswa di Bogor. Enam tahun berkuliah, enam tahun pula tidak pernah mudik. Pertama kali tidak mudik rasanya TIDAK seperti nano-nano, tidak ada rasa manisnya, hanya asam dan pedas yang terasa di dada. Melihat teman, sahabat satu persatu meninggalkan asrama dengan membawa koper dan senyum bahagia akan bertemu keluarga.  Apa daya, saat itu anak rantau yang tidak punya apa-apa ini,  tidak bisa berbuat apa-apa. Kampung tempat orang tua menetap nan jauh dimata. Bogor - Ternate, jarak yang tidak bisa di bilang dekat. Niat hati mau mencari alternatif mudik menggunakan kapal, namun apa daya, pulang balik bisa mencapai dua minggu. Habis waktu dijalan, takkan tersisa untuk bersua bertemu keluarga.  Melihat harga pesawat, tidak sampai hati memaksa Sebe-Adjus (Orang tua) memutar otak mencarikan dana hanya untuk pulang, bersua, dan bertemu. Akhirnya tetap memilih untuk menetap, walaupun terasa sangat sepi. Dari ratusan orang penghuni asrama,

Buka Puasa

Berbuka adalah momentum penting untuk merasa bahagia, karena saat berbuka bisa menghilangkan lapar dan dahaga.  Tapi apa ini akan dirasa? Oleh semua yang berbuka. Apalagi tanpa keluarga Berbuka puasa bersama tentu adalah sebuah solusi bagi yang merasa sendiri Berbuka bersama dimasjid, selain bisa mendapatkan banyak pahala, juga bisa dapat banyak keluarga Saling berbagi, atau sekedar canda tawa saat berbuka, tentu bisa bikin bahagia. Walaupun hanya dengan tiga butir kurma dan segelas air penghilang dahaga, akan lebih nikmat dengan gorengan walaupun ala kadarnya.  Momentum ini Takan pernah dilupa. Akan jadi kenangan dan pengingat di masa depan bahwa hidup itu harus bahagia Apapun yang di hadapi harus di sukuri,  karena bersukur adalah kunci untuk merasa bahagia. Yogyakarta, 15 April 2023  Masjid Pogung Raya

Belekan Pada Kucing?

Ada yang sering melihat kucingnya belekan? Pasti ada dari teman-teman pecinta kucing yang pernah mengalami hal ini Belekan biasanya ditandai dengan adanya cairan atau kotoran disekitar mata yang menyerupai lendi Pada beberapa jenis kucing belekan umum terjadi. Seperti pada kucing yang memiliki bentuk kepala Brachiochepalik seperti kucing persian. Pada jenis kucing seperti ini, umumnya saluran nasolakrimalis atau saluran air mata yang menghubungkan antara mata dan hidung kurang berkembang dengan baik, hal ini menyebabkan airmata mengalir keluar ke wajah kucing, membasahi dan menodai bulunya. Kondisi ini sama seperti got atau saluran air kita tersumbat kemudian airnya meluber ketempat lain. Pada kondisi lainya, belekan ini dapat juga disebabkan oleh beberapa faktor. 1. Infeksi : Beberapa jenis virus dan bakteri dapat menyebabkan infeksi pada mata yang berujung pada produksi air mata yang berlebihan. 2. Iritasi akibat benda asing atau cedera mata 3. Kelainan pada mata: Pada beberap