Apa Arti Bahan Biologi?
Bahan biologi adalah bahan yang berasal dari makhluk hidup atau mengandung komponen biologis yang digunakan untuk berbagai keperluan, seperti diagnosis penyakit, penelitian, pengujian laboratorium, pengembangan dan produksi vaksin, serta kegiatan ilmiah lainnya. Dalam sistem kekarantinaan hewan, bahan biologi perlu mendapatkan perhatian dan pengawasan karena pada kondisi tertentu dapat mengandung atau membawa agen penyebab penyakit, termasuk agen yang berpotensi menjadi Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Bahan biologi dapat memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda-beda, tergantung pada jenis bahan, sumber, kandungan, tujuan penggunaan, serta apakah bahan tersebut masih mengandung agen biologis yang hidup atau infeksius.
Jenis-Jenis Bahan Biologi
Spesimen
Merupakan sampel biologis yang digunakan untuk
pemeriksaan atau diagnosis penyakit, yang dapat berasal dari hewan hidup maupun
mati.
Contoh:
- Darah
- Organ dan jaringan
- Feses
- Saliva dan cairan tubuh lainnya
- Swab hidung atau mulut
- Sampel lingkungan (tanah, air, pakan, alas kandang)
- Diagnosis penyakit
- Identifikasi agen penyakit
- Surveilans penyakit
- Penelitian laboratorium
Biakan Mikroorganisme
Merupakan kultur mikroorganisme yang telah
diperbanyak pada media tertentu untuk kepentingan penelitian, diagnostik,
maupun pengembangan produk biologis.
Contoh mikroorganisme:
- Virus
- Bakteri
- Jamur
- Parasit
- Isolasi dan identifikasi mikroorganisme
- Penelitian
- Pengembangan metode diagnostic
- Produksi bahan biologis
Master Seed
Merupakan kultur mikroorganisme yang telah
dimurnikan dan dikarakterisasi sebagai sumber utama dalam pembuatan vaksin atau
uji tantang.
Fungsi:
- Bahan baku produksi vaksin
- Menjamin konsistensi mutu vaksin
- Menjadi sumber kultur standar dalam laboratorium.
Vaksin
Vaksin merupakan produk biologis yang
mengandung mikroorganisme hidup yang dilemahkan, mikroorganisme yang
diinaktivasi, antigen, atau komponen biologis lainnya yang digunakan untuk
membentuk kekebalan terhadap penyakit.
Jenis vaksin:
- Vaksin hidup (Live attenuated vaccine)
- Vaksin inaktif (Killed/Inactivated vaccine)
- Vaksin rekombinan
Tujuan penggunaan:
- Pencegahan penyakit.
- Pengendalian wabah.
- Program vaksinasi nasional.
Vaksin hidup memerlukan pengawasan ketat
karena masih mengandung mikroorganisme hidup yang telah dilemahkan.
Bahan Diagnostik
Merupakan bahan biologis yang digunakan untuk
mendeteksi agen penyakit atau respons imun. Contoh: Antigen, Antibodi, Kontrol
positif dan negative
- Diagnosis laboratorium.
- Konfirmasi penyakit.
- Surveilans.
Kultur Sel dan Jaringan
Merupakan sel atau jaringan hidup yang
dipelihara secara in vitro untuk penelitian maupun produksi biologis. Contoh:
Cell line, Primary cell culture, Embryonated chicken egg, Jaringan hidup
- Isolasi virus.
- Produksi vaksin.
- Penelitian biomedis.
Mengapa Bahan Biologi Diawasi?
Bahan biologi dapat mengandung mikroorganisme
patogen yang berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit. Oleh karena itu,
seluruh proses pengambilan, penyimpanan, pengemasan, pengangkutan, hingga
pemanfaatannya harus dilakukan sesuai prinsip biosafety dan biosecurity.
Potensi Risiko Bahan Biologi
- Membawa agen Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK).
- Menularkan penyakit kepada hewan maupun manusia.
- Mencemari lingkungan apabila terjadi kebocoran atau penanganan yang tidak tepat.
- Menimbulkan kerugian ekonomi akibat penyebaran penyakit.
- Mengganggu perdagangan dan lalu lintas komoditas hewan.
Mengapa Karantina Melakukan Pengawasan?
- Pengawasan terhadap bahan biologi bertujuan untuk:
- Mencegah masuk dan tersebarnya penyakit hewan dari luar wilayah.
- Menjamin keamanan lalu lintas bahan biologis.
- Melindungi kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan.
- Mendukung kegiatan penelitian, diagnosis, dan produksi vaksin yang aman.
Menjaga ketahanan hayati serta mendukung
kelancaran perdagangan yang memenuhi persyaratan kesehatan.
|
Jenis Bahan Biologi |
Fungsi Utama |
Contoh |
|
Spesimen |
Diagnosis penyakit |
Darah, organ, feses, swab, saliva |
|
Biakan Mikroorganisme |
Penelitian dan diagnostik |
Kultur virus, bakteri, jamur, parasit |
|
Master Seed |
Produksi vaksin |
Kultur murni mikroorganisme sebagai benih vaksin |


Komentar
Posting Komentar