Indonesia dikenal memiliki kekayaan satwa liar yang luar biasa, mulai dari harimau, badak, hingga berbagai jenis primata. Namun, ada satu mamalia karnivora yang keberadaannya tidak banyak diketahui masyarakat, yaitu ajag ( Cuon alpinus ). Satwa ini merupakan anjing liar Asia yang masih ditemukan di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera dan Jawa. Berbeda dengan anjing domestik yang biasa dipelihara manusia, ajag hidup di alam liar dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Bukan Anjing Biasa Sekilas, ajag tampak seperti perpaduan antara anjing dan serigala. Tubuhnya relatif ramping, dengan warna bulu cokelat kemerahan hingga karat pada bagian atas, sedangkan bagian bawah tubuhnya cenderung lebih pucat. Ekornya panjang, lebat, dan biasanya berwarna lebih gelap pada bagian ujung. Beberapa sumber menyebutkan bahwa panjang tubuh ajag berkisar antara 760–1.000 mm, dengan panjang ekor 280–482 mm dan tinggi bahu sekitar 500 mm. Bobotnya dapat mencapai 15–21 kg pada...
Situs informasi seputar hewan dan kesehatanya